Community-based WASH and CERIA-PHBS Model for Post-Flood Health Recovery in Rural Aceh
DOI:
https://doi.org/10.55824/229wpt42Abstract
This community engagement program was implemented in Lawet Village, West Aceh, a flood-prone rural area severely affected by the November 26, 2025 disaster, which resulted in environmental degradation, limited access to safe water, inadequate sanitation facilities, low adoption of clean and healthy living behaviors (PHBS), and the absence of safe educational spaces for children. The program aimed to improve post-disaster community health resilience through an integrated community-based approach combining Water, Sanitation, and Hygiene (WASH) interventions with the CERIA-PHBS (Cerdas, Edukatif, Interaktif, dan Aman) model. The program was conducted through five stages: socialization, participatory assessment, technology implementation, mentoring and evaluation, and sustainability planning. Key interventions included the installation of a community-based clean water system, provision of ≥10 portable handwashing stations (CTPS), health education for families, and the establishment of a child-friendly educational space. A pre–post descriptive evaluation was used to assess changes in knowledge and behavior. The results showed significant improvements, including increased access to clean water, improved PHBS practices from approximately 25% to ≥70%, enhanced community knowledge, and strengthened capacity of ≥10 health cadres. In addition, more than 60 children participated in CERIA-PHBS activities, with improved hygiene behavior and psychosocial well-being. This integrated model demonstrates effectiveness in accelerating post-flood health recovery and offers a scalable and sustainable approach for disaster-prone rural communities.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Teungku Nih Farisni, Yaemaliza, Safrizal, Arrazy Elba Ridha, Fitriani, Zakiyuddin, Fitrah Reynaldi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Hak cipta atas artikel apa pun dipegang oleh penulisnya.
- Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
- Artikel dan materi terkait yang diterbitkan didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0






