Empowering Women Farmers Tirta Rahayu through Cost of Goods Sold (COGS) Training on Creative Processed Agricultural Products Based on Science and Technologyu through Cost of Goods Sold (COGS) Training on Creative Processed Agricultural Products Based on Science and Technology
DOI:
https://doi.org/10.55824/pe0xjj94Abstract
The community service partner is the Tirta Rahayu Women Farmers Group (KWT) located in Tamanan Village, Banguntapan District, Bantul Regency. This group is engaged in the processing of local agricultural products. The main problem faced is the low level of understanding among members regarding how to calculate the Cost of Goods Sold (COGS). This results in inaccurate pricing and inconsistency in profits, meaning that the potential of their business has not been optimally exploited. The empowerment program implemented focuses on training in technology and the use of digital cost analysis tools, particularly spreadsheet applications, to calculate COGS. Through socialization, workshops, and mentoring, there was a 45% increase in members' knowledge of COGS and a 17% increase in production efficiency. As a result, KWT Tirta Rahayu is now able to determine fairer selling prices, optimize resource utilization, and increase the competitiveness of their products in the local market.
Mitra pengabdian masyarakat adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Tirta Rahayu yang berlokasi di Desa Tamanan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul. Kelompok ini bergerak dalam usaha pengolahan hasil bumi lokal. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman anggota mengenai cara menghitung Harga Pokok Produksi (HPP). Hal ini menyebabkan penetapan harga jual yang tidak akurat dan ketidakseragaman dalam memperoleh keuntungan, sehingga potensi usaha mereka belum tergarap secara optimal. Program pemberdayaan yang dilaksanakan berfokus pada pelatihan teknologi dan penggunaan alat analisis biaya berbasis digital, khususnya aplikasi spreadsheet, untuk menghitung HPP. Melalui metode sosialisasi, lokakarya, dan pendampingan, terjadi peningkatan pengetahuan anggota tentang HPP sebesar 45% dan efisiensi produksi sebesar 17%. Dampaknya, KWT Tirta Rahayu kini dapat menentukan harga jual yang lebih adil, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan meningkatkan daya saing produk mereka di pasar lokal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Beta Asteria, Sulastiningsih, Muhammad Subkhan, Rafif Raditya Muhrizal, Dimas Rizky Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Hak cipta atas artikel apa pun dipegang oleh penulisnya.
- Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
- Artikel dan materi terkait yang diterbitkan didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0






