Community Empowerment Through Socialization of Making Natural Mosquito Repellent Spray from Lemongrass and Basil Leaves
DOI:
https://doi.org/10.55824/r85b7q76Keywords:
Community Empowerment, Mosquito Repellent Spray, Lemongrass, Basil, Dengue Fever (DBD)Abstract
The village of Sumbersari faced an increase in dengue fever cases, while residents still relied on chemical insecticides that were harmful to health and the environment. The lack of knowledge about the use of natural ingredients such as lemongrass and basil prompted the implementation of socialization, education, and practical training for PKK mothers. Activities included providing materials, discussions, pre-tests and post-tests, as well as hands-on practice in making natural sprays. As a result, residents' understanding increased from 75% to 95%, and their independent production skills also improved. This program has successfully empowered the community through safe, environmentally friendly, economical solutions that support healthy lifestyles and sustainable dengue fever prevention.
References
Hariyanto, D. N., Pramukyana, L., & Jalil, A. (2024). Sosialisasi Dan Praktek Pembuatan Produk bioinsektisida SAMURAI (Spray Anti Nyamuk Dari Serai) Untuk Pengendalian Penyakit DBD Di Desa Sukoreno. Jurnal Pengabdian Indonesia, 1(4), 12–18. https://doi.org/10.47134/jpi.v1i4.3292
Herdiana, N., Sugiharto, R., & Winanti, D. D. T. (2024). Rempah Dan Minyak Atsiri Daun. CV. Gita Lentera.
Idrus, L. S., Indalifiany, A., Jannah, S. R. N., Fajar, M., Rahmad, H., Sari, I., & Hasanah, U. (2024). Sosialisasi Pemanfaatan Serai sebagai Bahan Alami Spray Anti Nyamuk untuk Melawan Penyakit Demam Berdarah di SMAN 5 Kendari. Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi, 2(2), 29–34.
Kahfi, M. I., Ahmad, S. F., Citra, A. R., & Maelaningsih, F. S. (2023). Review; Efektivitas Tanaman Herbal Sebagai Anti Nyamuk Yang Mampu Mematikan Nyamuk Aedes Aegypti. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1, 11.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (2024). Kemenkes: Waspada DBD di Musim Kemarau.
Ninda, I. W., Lucky, H., & Sarjito, E. W. (2024). Penggunaan Mat Serbuk Daun Kemangi (Ocimum sanctum) dan Mat Serbuk Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius) Sebagai Repellent Nyamuk Aedes sp. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 6(1), 1–10.
Ningsih, D. S., Zaskia, N., Sagita Br Sembiring, R. E., Ritonga, A. A., Ertani Daulay, A. P., & Firjatullah Lubis, R. (2024). INOVASI DALAM PEMANFAATAN SUMBER DAYA LOKAL DAUN SEREH MENJADI SPRAY ANTI-NYAMUK DI DESA KEBUN KELAPA, SECANGGANG. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi Dan Bisnis Digital, 1(3), 303–311. https://doi.org/10.70248/jpmebd.v1i3.1335
Noor, Y. E. I., Sihombing, I. U. A., Oktafiani, D., Veranita, A., Andriani, L., Qurniyawati, E., & Mardian, A. (2025). Pengendalian Vektor Penyakit. Sada Kurnia Pustaka.
Permada, P. V., Saktiningsih, H., Sitohang, D., Putri, A. E., Tanaya, A. D. S., Aprillia, I., Nurhidayah, I. D.,
Pinto, J. D. C., & Devi, L. M. (2024). Pemanfaatan Daun Kemangi (Ocimum sanctum L) sebagai Spray Anti Nyamuk di Kelurahan Gajahan Solo. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Kesehatan, 1(3), 234–241. https://doi.org/10.70109/jupenkes.v1i3.35
Pongsapan, A. D., Prayoga, D. K., Hisan, A. K., Rambi, S. E. G., & Edy, H. J. (2021). REVIEW ARTIKEL: FORMULASI DAUN JERUK PURUT DAN SERAI SEBAGAI TABLET ANTIFEEDANT. Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ), 4(2), 67. https://doi.org/10.35799/pmj.v4i2.37789
Purnobasuki, H. (2024). Potensi Bahan Herbal Ekstrak Sereh Wangi. Artikel Ilmiah Populer.
Rasjid, A., Khaer, A., & Febrianti, R. (2024). HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN DAN KEBIASAAN MASYARAKAT DENGAN KEBERADAAN JENTIK AEDES AEGYPTI DI KECAMATAN MAJAULENG KABUPATEN WAJO. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 23(1), 30–38. https://doi.org/10.32382/sulo.v23i1.410
Sa’ad, M., & Saryanti, D. (2023). Pemanfaatan Tanaman Lokal Serai (Cymbopogon Nardus) sebagai Spray Anti Nyamuk oleh Kader Pkk Kelurahan Pucang Sawit. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 5(3), 575. https://doi.org/10.36565/jak.v5i3.589
Syarlisjiswan, M. R., Amalia, N. P., Ningrum, D. S., & Syaidina, S. (2024). Sosialisasi dan Praktik Pemanfaatan Ekstrak Batang Serai Sebagai Spray Anti Nyamuk di Desa Babakan Loa. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 2(3). https://doi.org/10.61231/jp2m.v2i3.268
Utami, N., & Cahyani, A. D. (2020). Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Pembuatan Bio Spray Pengusir Nyamuk di Kelurahan Taman Sari, Ampenan, NTB. Jurnal Surya Masyarakat, 3(1), 55. https://doi.org/10.26714/jsm.3.1.2020.55-61
Wijayanti, R. A., Trafito, O. R., Pratiwi, D. N., & Maharoh, T. R. (2024). Sosialisasi dan Pembuatan Semprotan Anti Nyamuk dari Serai Dan Kemangi (SAMURAI) di Desa Latsari. ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 126–131. https://doi.org/10.30997/almujtamae.v4i2.15015
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 erly erly nadila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Hak cipta atas artikel apa pun dipegang oleh penulisnya.
- Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
- Artikel dan materi terkait yang diterbitkan didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0






